MANAJEMEN STRATEGIK DALAM PENDIDIKAN
Penerapan manajemen strategi dalam organisasi pendidikan
sesungguhnya merupakan paradigma baru dalam perencanaan pendidikan. Sebab
sebelumnya organisasi pendidikan dipahami sebagai organisasi nonprofit yang
didasarkan pada nilai dan falsafah pengabdian dan kemanusiaan, sehingga dalam
pengelola dan perencanaannya organisasi pendidikan terlihat “asing” dan menjaga
jarak dengan strategi manajemen yang di gunakan oleh organisasi-organisasi
profit yang berorientasi bisnis dan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.
Lebih-lebih dalam organisasi pendidikan terikat dan diatur dengan manajemen
yang dikendalikan oleh pemerintah pusat dan daerah, yang secara berencana dan
sistematis telah menetapkan berbagai peraturan yang mengikat dan memilih dan
mengimplementasikan manjemennya.
Meskipun demikian, didasari bahwa penentuan manajemen strategi
dalam organisasi pendidikan sangat dibutuhkan, sebab manajemen strategik
memiliki banyak manfaat diantaranya:
1.
Manajemen
strategi memberikan penekanan pada analisis internal eksternal organisasi dalam
merumuskan dan mengimplementasikan rencana organisasi.
2.
Manajemen
strategi memberikan sekumpulan keputusan dan tindakan strategi untuk mencapai
sarana-sarana organisasi.
3.
Manajemen
strategi merupakan puncak penyempurnaan paling penting dalam proses manajemen
yang terjadi sejak 1970-an, yaitu ketika model “perencanaan jangka panjang” (long
range planing), “perencanaan, pemprograman, peranggaran”, atau “anggaran
dan kontrol keuangan” (budgeting and financial controlling), dan
“kebijakan bisnis” diramu menjadi satu.







0 komentar:
Posting Komentar